Wolves Vs Man City – Tak Kenal Menyerah Jadi Kunci bagi Tuan Rumah

[ad_1]

KOMPAS.com – Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, mengutarakan bahwa tim asuhannya sangat tangguh saat menghadapi Manchester City pada laga lanjutan Liga Inggris pekan-19.

Laga Wolves vs Man City diselenggarakan di Stadion Molineux, Waterloo, Wolverhampton, Inggris, Jumat (27/12/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, Wolves berhasil mengalahkan Man City dengan skor 3-2.

Gol tim asuhan Nuno Espirito Santo dicetak oleh Adama Traore (55′), Raul Jimenez (82′) dan Matt Doherty (89′).

Padahal Wolves sempat tertinggal 0-2 dari Man City melalui dwigol Raheem Sterling (25′ dan 50′).

Dengan tambahan tiga poin, Wolves berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 30 poin.

Santo mengungkapkan bahwa tim asuhannya bermain sangat tangguh pada laga tersebut setelah tertinggal lebih dulu dari Manchester City.

“Kami tanpa henti dan akan terus berjalan, tidak peduli apa yang terjadi, kami ingin bersaing,” kata Santo.

“Tentu saja, mereka menahan permainan kami dari sisi kanan kami, tetapi yang penting adalah tetap menjaga permainan kami.”

“Kami lebih banyak menguasai bola. Babak kedua kami bereaksi, bermain seperti yang kami inginkan, menggabungkan satu sisi ke sisi lain, satu lawan satu di area yang luas dan saya senang,” ujar Santo melanjutkan.

Pelatih berkebangsaan Portugal itu juga mengutarakan tentang pemainnya, Matt Doherty, yang menjadi penentu kemenangan bagi Wolves.

“Kami sangat senang dia adalah orang yang melakukannya. Dia terus berjalan, terus percaya, dan kualitasnya bagus,” kata Santo.

Baca juga: Wolves Vs Man City, Nuno Espirito adalah Mimpi Buruk Guardiola

Santo juga mengutarakan bahwa pertandingan melawan Manchester City tidak akan terlupakan.

“Itu adalah permainan bagus. Kami memiliki banyak permainan, bahkan yang menentukan dalam kejuaraan, kami melakukannya dengan baik,” kata Nuno.

“Hari ini kami tampil baik melawan tim yang sangat bagus. Manchester City adalah tim yang luar biasa. Bahkan dengan sepuluh pemain, itu sangat sulit, tetapi kami tidak menyerah.”



[ad_2]

Source link