Gagal Juara, Manajemen Madura United Negosiasi Kontrak Sponsor

[ad_1]

BANGKALAN, KOMPAS.comMadura United mulai serius mempersiapkan tim untuk musim depan. Kegagalan  Madura United menjadi juara Liga 1 2019 membuat klub melakukan pembenahan di bawah arahan pelatih baru mereka, Rahmad Darmawan.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengatakan klub bakal mempertahankan skuad yang ada saat ini.

Namun, hal ini bukan berarti Madura United akan pasif dalam perekrutan pemain. Madura United akan mempertimbangkan setiap masukan kebutuhan tim dari RD sang pelatih baru.

“Saya berdiskusi dengan pelatih baru. Hitungan saya untuk pemain, 80 persen masih akan bertahan di klub,” katanya.

Baca juga: Gagal Bawa Madura United Juara, Andik Vermansah Mengaku Punya Beban Mental

Selain itu, Achsanul juga melakukan negosiasi dengan sponsor Madura United guna mendapatkan dana segar berhubung musim depan, Madura United kembali menargetkan diri sebagai juara Liga 1.

Madura United sadar kedalaman skuad guna mengarungi kompetisi yang padat seperti musim Liga 1 2019 kemarin sangat diperlukan. 

Belum lagi, masalah pemain cedera dan pemanggilan ke timnas Indonesia dianggap menjadi salah satu penyebab inkonsistensi permainan Madura United musim ini.

Baca juga: Harry Kane dan Boxing Day Liga Inggris, Jodoh yang Datang dari Langit

“Saya sudah susun LPJ ke sponsor. Mereka sudah tahu kalau musim ini kami tidak juara. Kalau musim ini kami juara, sponsor akan menaikkan nilai kerja sama sekitar 25 persen dari sekarang,” imbuhnya

“Untuk itu, saya nego agar sponsor tetap stay dengan nominal yang sama,” imbuhnya.

Peran sponsor memang begitu penting bagi Madura United.

Keberadaan sponsor yang memperkuat finansial klub mampu membuat Madura United mengemban julukan Los Galacticos setelah mereka merekrut sederet pemain bintang.

[ad_2]

Source link