Freddie Ljungberg di Arsenal, Si Cerdas dan Anti Alkohol

[ad_1]

KOMPAS.comFreddie Ljungberg didaulat menjadi pelatih interim Arsenal setelah kubu London Utara memecat Unai Emery. Pria asal Swedia itu memainkan tahun-tahun terbaik kariernya bersama The Gunners.

Freddie Ljungberg merupakan salah satu pemain sayap paling eksplosif yang pernah dimiliki Arsenal pada era Arsene Wenger.

Menarik, apabila mengingat ia memukau perhatian para pemandu bakat Arsenal sebagai seorang gelandang serang tengah saat memperkuat Halmstad di Liga Swedia.

Namun, intuisi dan kepercayaan Wenger terbukti benar. Pemain yang kerap terlihat bengal itu rela belajar di bawah asuhan Arsene Wenger.

Baca Juga: Mike Tyson Anggap Keputusan Andy Ruiz Menguruskan Diri karena Faktor Narsis

“Saya berpikir dan mengubah sikap saya pada musim panas jelang musim kedua, dari mengeluh menjadi mencoba belajar. Sebagai pemain berusia 21 tahun, saya belajar untuk menjadi seorang pemain sayap,” tulis pria yang kini berusia 42 tahun itu di buku Invincible.

Penampilan menggilanya pada musim 2001-2002 kala ia mencetak 12 gol dan membantu Arsenal keluar sebagai juara Premier League membuatnya dianugerahi gelar pemain terbaik Liga Inggris.

Secara total, Freddie Ljungberg mencetak 71 gol dan 36 assist dari 326 pertandingan di semua kompetisi selama 10 musim memperkuat The Gunners.

Di luar lapangan, Ljungberg menarik perhatian dengan menjadi model pakaian dalam.

Salah satu alasan kenapa Ljungberg begitu sukses bersama Arsenal adalah karena ia seorang yang menjauhi alkohol dan memiliki disiplin tinggi.

“Ia mungkin terlihat berjiwa bebas, tetapi di belakang layar ia adalah seseorang dengan rutinitas yang sangat ketat,” tulis The Athletic mengenai dirinya.

[ad_2]

Source link